Thursday, October 7, 2010

PLANET GLIESE 581 G : KEMBAR BUMI

PLANET GLIESE 581 G : BERPOTENSI UNTUK KEHIDUPAN
Apakah perjalanan manusia untuk menemukan Bumi kembar lainnya akan segera direalisasikan? Setelah sekian lama pencarian di antara bintang-bintang dan memilih di antara planet yang ada, beberapa planet memang diindikasikan sebagai planet yang berada di zon laluan sebuah bintang. Namun yang memiliki kemiripan dengan Bumi mungkin hanya ada pada planet terbaru ini. Gliese 581 g Dari dua planet yang ditemukan, Gliese 581 g adalah exoplanet yang menarik perhatian. Planet ini memiliki masa 3 kali massa Bumi dan period orbit kurang dari 37 hari. Masa seperti ini tak pulak mengindikasikan kalau si planet merupakan planet batuan yang memiliki permukaan tertentu dan jelasnya akan memiliki graviti yang cukup untuk menahan keberadaan atmosfera.
Jika Gliese 581 memang memiliki komposisi sebagai planet batuan, diameternya akan berkisar antara 1,2 -1,4 kali diameter Bumi. Gravitinya juga akan sama atau hanya sedikit lebih besar dari gaya graviti di Bumi, dan jika ada manusia disana ia akan mudah untuk berjalan tegak lurus di planet tersebut. Keberadaan Gliese 581 g yang berada pada jarak 1,46 SA, berada tepat di tengah zon laluan sistem yang berada antara 0,14 – 0,57 SA. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan kuat kalau planet baru ini menjadi kandidat kuat untuk menupang kehidupan di sistem bintang katai merah Gliese 581.
Dalam sistem keplanetan Gliese 581, exoplanet Gliese 581 g terkunci dalam gaya pasang surut bintang, yang ertinya hanya ada satu sisi planet yang akan selalu berhadapan dengan bintang dan menyebabkan sisi tersebut selalu siang sedangkan wajah planet yang tidak berhadapan dengan bintang akan mengalami malam tanpa akhir. Apa efeknya ? posisi seperti ini justru dapat menstabilkan iklim permukaan planet. Dan yang akan menjadi permukaan yang sangat menyokong kehidupan justru berada pada kawasan perbatasan antara terang dan gelap atau siang dan malam yang dikenal sebagai area “terminator”. Pada kawasan ini, susu permukaan akan semakin rendah jika mengarah ke kawasan gelap dan semakin tinggi ke arah kawasan yang mendapatkan sinar bintang.
Jika ada kehidupan yang terbentuk di planet ini, maka bentuk kehidupan seperti apapun akan memiliki rentang yang cukup luas pada kawasan perbatasan dengan iklim yang stabil. Dengan demikian mereka dapat lebih mudah terbentuk dan berevolusi. Diperkirakan suhu rata-rata permukaan planet ini akan berkisar antara -31 derajat Celsius – 12 derajat Celsius, namun suhu yang sebenarnya akan merentang dari sangat panas di kawasan yang terang menjadi dingin yang ekstrim dan membekukan si kawasan gelap.
Planet lainnya yang ditemukan adalah exoplanet Gliese 581 f yang berada pada jarak 0,758 SA dan memiliki massa 7,85 kali massa Bumi. Planet ini memiliki period orbit 433 hari. Planet Gliese 581 f merupakan planet terluar di sistem keplanetan Gliese 581.

0 comments:

PLANET GLIESE 581 G : KEMBAR BUMI

0 comments
PLANET GLIESE 581 G : BERPOTENSI UNTUK KEHIDUPAN
Apakah perjalanan manusia untuk menemukan Bumi kembar lainnya akan segera direalisasikan? Setelah sekian lama pencarian di antara bintang-bintang dan memilih di antara planet yang ada, beberapa planet memang diindikasikan sebagai planet yang berada di zon laluan sebuah bintang. Namun yang memiliki kemiripan dengan Bumi mungkin hanya ada pada planet terbaru ini. Gliese 581 g Dari dua planet yang ditemukan, Gliese 581 g adalah exoplanet yang menarik perhatian. Planet ini memiliki masa 3 kali massa Bumi dan period orbit kurang dari 37 hari. Masa seperti ini tak pulak mengindikasikan kalau si planet merupakan planet batuan yang memiliki permukaan tertentu dan jelasnya akan memiliki graviti yang cukup untuk menahan keberadaan atmosfera.
Jika Gliese 581 memang memiliki komposisi sebagai planet batuan, diameternya akan berkisar antara 1,2 -1,4 kali diameter Bumi. Gravitinya juga akan sama atau hanya sedikit lebih besar dari gaya graviti di Bumi, dan jika ada manusia disana ia akan mudah untuk berjalan tegak lurus di planet tersebut. Keberadaan Gliese 581 g yang berada pada jarak 1,46 SA, berada tepat di tengah zon laluan sistem yang berada antara 0,14 – 0,57 SA. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan kuat kalau planet baru ini menjadi kandidat kuat untuk menupang kehidupan di sistem bintang katai merah Gliese 581.
Dalam sistem keplanetan Gliese 581, exoplanet Gliese 581 g terkunci dalam gaya pasang surut bintang, yang ertinya hanya ada satu sisi planet yang akan selalu berhadapan dengan bintang dan menyebabkan sisi tersebut selalu siang sedangkan wajah planet yang tidak berhadapan dengan bintang akan mengalami malam tanpa akhir. Apa efeknya ? posisi seperti ini justru dapat menstabilkan iklim permukaan planet. Dan yang akan menjadi permukaan yang sangat menyokong kehidupan justru berada pada kawasan perbatasan antara terang dan gelap atau siang dan malam yang dikenal sebagai area “terminator”. Pada kawasan ini, susu permukaan akan semakin rendah jika mengarah ke kawasan gelap dan semakin tinggi ke arah kawasan yang mendapatkan sinar bintang.
Jika ada kehidupan yang terbentuk di planet ini, maka bentuk kehidupan seperti apapun akan memiliki rentang yang cukup luas pada kawasan perbatasan dengan iklim yang stabil. Dengan demikian mereka dapat lebih mudah terbentuk dan berevolusi. Diperkirakan suhu rata-rata permukaan planet ini akan berkisar antara -31 derajat Celsius – 12 derajat Celsius, namun suhu yang sebenarnya akan merentang dari sangat panas di kawasan yang terang menjadi dingin yang ekstrim dan membekukan si kawasan gelap.
Planet lainnya yang ditemukan adalah exoplanet Gliese 581 f yang berada pada jarak 0,758 SA dan memiliki massa 7,85 kali massa Bumi. Planet ini memiliki period orbit 433 hari. Planet Gliese 581 f merupakan planet terluar di sistem keplanetan Gliese 581.

0 comments: